Sabtu, 30 Mei 2009

Database dengan MySQL

MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.
SQL dipublikasikan oleh E.F.Codd (1970) mengenai mode relational. Kemudian pada tahun 1974, D.Chamberlin dan R.F Boyce mengembangkan bahasa query untuk memanipulasi dan mengekstrak data dari database relational.Pada tulisan saya kali ini saya akan memberikan contoh pembuatan database tentang LPK (Lembaga Pendidikan Kursus) dengan menggunakan MySQL.


Database tersebut terdiri dari tiga tabel yaitu :
1. Tabel siswa yang terdiri dari field-field sebagai berikut :
- NIS dengan type data char(8)
- Nama_siswa dengan type data char(20)
- Alamat dengan type data char(20)
2. Tabel kursus yang terdiri dari field-field sebagai berikut :
- ID_kursus dengan type data char(8)
- Nama_kursus dengan type data char(15)
- Satuan dengan type data char(8)
3. Tabel instruktur yang terdiri dari field-field sebagai berikut :
- ID_instruktur dengan type data char(3)
- Nama_instruktur dengan type data char(20)
- Alamat dengan type data char(20)

Langkah-langkah membuat database LPK:
1. Pembuatan database
Sintaks : CREATE DATABASE (nama_database)
Aplikasi sintaks : mysql> CREATE DATABASE LPK;
2. Melihat daftar database yang telah dibuat
Sintaks : SHOW DATABASES
Aplikasi sintaks : mysql> SHOW DATABASE;
3. Mengaktifkan database yang telah dibuat
Sintaks : USE (nama_database)
Aplikasi sintaks : mysql> USE LPK;

4. Pembuatan tabel
Sintaks : CREATE TABLE (nama_tabel)
(nama_kolom1,type_data_kolom1,nama_kolom2,type_data_kolom2,…)
Aplikasi sintaks :
mysql> CREATE TABLE SISWA (
->NIS CHAR(8) NOT NULL,
->NAMA CHAR(20) NOT NULL,
->ALAMAT CHAR(20) NOT NULL
-> );
mysql> CREATE TABLE KURSUS (
->ID_KURSUS CHAR(8) NOT NULL,
->NAMA_KURSUS CHAR(15) NOT NULL,
->SATUAN CHAR(8) NOT NULL
-> );
mysql> CREATE TABLE INSTRUKTUR (
->ID_INSTRUKTUR CHAR(3) NOT NULL,
->NAMA_INSTRUKTUR CHAR(20) NOT NULL,
->ALAMAT CHAR(20) NOT NULL
-> );

5. Melihat daftar tabel yang telah dibuat
Sintaks : SHOW TABLES
Aplikasi sintaks : mysql> SHOW TABLES;
6. Melihat struktur tabel yang telah dibuat
Sintaks : DESCRIBE (nama_tabel)
Aplikasi sintaks :
mysql> DESCRIBE SISWA;
mysql> DESCRIBE KURSUS;
mysql> DESCRIBE INSTRUKTUR;




7. Mengisi data baru kedalam tabel
Sintaks : INSER INTO (nama_tabel) values (“Data kolom1”,”Data kolom2”,….);
Aplikasi sintaks :
Jika hanya mengisi Satu data saja
mysql> INSERT INTO SISWA
->VALUES (“12074941”,”Astrilyana”,”Halim Perdana Kusuma”)
-> ;
Jika mengisi lebih dari satu data
mysql> INSERT INTO SISWA
->VALUES
->(“12074941”,”Astrilyana”,”Halim Perdana Kusuma”)
->(“12074949”,”Rujayanti Utami”,”Cipinag Raya”)
->;


8. Menampilkan data yang telah dimasukkan pada tabel
Sintaks : SELECT * FROM (nama_tabel)
Aplikasi sintaks :
mysql> SELECT * FROM SISWA;
mysql> SELECT * FROM KURSUS;
mysql> SELECT * FROM INSTRUKTUR;

Jumat, 10 April 2009

Model Data Berbasis Objek pada Database Perbaikan Hardware

ER-Model








Semantic Model







Relational Model





Hirarki Model


Jaringan Model

Senin, 06 April 2009

Penggunaan Bahasa DDL & DML

Pada suatu database yang memiliki Enterprise bisa digunakan dua bahasa program yaitu DDl & DML. Bahasa tersebut yang akan mempermudah pengerjaan database. Setiap Bahasa memilki perintah berbeda dengan fungsinya masing-masing. Seperti dalam bahasa DDL ada perintah :
1. Create :dalam aplikasi Ms. Acsees digunakan untuk mebuat tabel baru, dengan cara Create Table in Design View ataupun dengan Create Table by Using Wizard.
Seperti terlihat pada gamabr berikut :
rikut adalah tampilan Create untuk membuat tabel ENTERPRISE :

         Gambar1.0 DDL Create

Setelah Create selesai input data yang menjadi dasar database seperti :




2. Modify : pada Ms. Acsess perintah ini adalah Design View yang merupakan perintah untuk kembali mendesain database sesuai keperluan. 
Seperti gambar berikut ini :


Itu adalah beberapa perintah pada bahasa DDL. Selain itu ada juga bahasa lain yaitu DML dengan perintah :
1. Query : tampilan perhubungan atau relasi pada Ms. Acsess. Query berisi hubungan tiap tabel databse yang dipilih sesuai dengan laporan data yang diperlukan.
Contoh gambar Query:


2. Form : Tampilan yang biasa dilihat seorang user. Pada form terdapat beberapa bahasa DML yang tertampil pada command button seperti :
    --> Add :  perintah dalam menambahkan record
    --> Delete : perintah dalam menghapus data
    --> Find : perintah dalam mencari data
    --> Save : perintah dalam menyimpan data
    --> Exit : perintah dalam keluar dari form.
Berikut adalah tampilannya ;


3. Replace : Pemberitahuan ketika kita mengkopi data yang sudah ada.
Berikut adalah tampilannya ;


Itulah sebagian bagian-bagian dari penggunaan bahasa DDL & DML pada suatu database. 

Minggu, 29 Maret 2009

Enterprise Perbaikan Hardware


Gambar 1.0 Enterprise Hardware


Pada sebuah perusahaan database merupakan bagian yang dianggap penting karena ini menjadi dasar dalam setiap hal yang dilakukan perusahaan tersebut. Database biasanya saling berhubungan setiap departemennya. Hal ini diperlukan untuk mempermudah pembuatan laporan. Salah satu bagian dari database sebuah perusahaan komputer yang bergerak dalam bidang penjualan komputer adalah database mengenai layanan perbaikan. Sebagai contoh adalah database layanan komputer bidang kerusakan hardware. Dalam database ini diperlukan relasi yang sesuai sehingga dalam pelaksanaannya akan mudah dilakukan. Berikut salah satu contoh relasi database tersebut :

Dalam database tersebut terdapat table-tabel yang datanya saling berhubungan atau punya relasi. Seperti Tabel Member yang memuat data pribadi member perusahaan tersebut. Data ini berhubungan erat dengan Tabel Data Layanan untuk mempermudah dalam melakukan tindakan perbaikan. Dimulai dengan hubungan dengan Tabel Hardware yang memuat kode serta jenis hardwarenya juga behubungan dengan jumlah stock perusahaan apa masih ada bila harus mengganti hardware. Setelah itu data itu akan berhubungan dengan kerusakan yang terjadi pada hardware tersebut. Hal ini dapat dilihat dari Tabel Kerusakan. Saat kerusakan telah diketahui maka akan mudah menentukan chapter atau teknisi yang menangani kerusakan tersebut sesuai dengan keahliannya. Data ini dapat dilihat pada Tabel Chapter. Oleh sebab itu data dalam database ini saling memilki Hubungan yang penting. Ini membantu dalam proses penyelesaian administrasi atau komplain dari member bila terjadi kesalahan. Hal ini membuktikan bahwa databse pada sebuah perusahaan sangat penting agar data dapat dipertanggung jawabkan.